KOLABORASI BRIN DENGAN PERGURUAN TINGGI, MAHASISWA KINI BISA BELAJAR DARI PENELITI PROFESIONAL

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Arif Satria, mendorong periset BRIN turun ke kampus untuk mengajar, membimbing mahasiswa, dan berkolaborasi dengan dosen. Langkah ini dimaksudkan untuk menjembatani jurang antara dunia kampus yang fokus pada teori dan dunia riset yang sibuk dengan laboratorium.

Prof. Arif menekankan bahwa periset BRIN tidak hanya memberi kuliah umum, tetapi terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan penelitian. Dengan kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan belajar dari praktik riset nyata, dosen memperoleh akses ke fasilitas mutakhir, dan riset menjadi lebih relevan serta berdampak bagi masyarakat.

Potensi Kolaborasi BRIN dan Perguruan Tinggi

Kolaborasi ini diprediksi dapat menghasilkan lompatan besar. BRIN memiliki laboratorium canggih, jaringan internasional, dan pengalaman riset yang luas, sementara kampus memiliki mahasiswa haus ilmu serta dosen yang siap bekerja sama jika didukung. Potensi gabungan ini diyakini dapat mempercepat peningkatan peringkat Indonesia di Global Innovation Index (GII), yang naik dari peringkat 85-89 pada 2021 menjadi 54 pada 2024.

Namun, Prof. Arif menegaskan ada dua hambatan utama:

  1. Benturan budaya kerja antara periset BRIN yang terbiasa dengan target publikasi dan paten, dengan dosen kampus yang lebih fokus pada perkuliahan dan administrasi akademik
  2. Pendanaan riset yang tidak pasti, yang selama ini sering membuat ide riset tinggi berhenti di atas kertas.

Tanpa solusi, kolaborasi dapat berakhir menjadi program seremonial. Untuk mengatasi hal ini, BRIN mengusulkan dua solusi. 

  1. Teaching-Research Fellowship memberikan pelatihan pedagogi bagi periset BRIN dan pelatihan riset terapan bagi dosen
  2. Pendanaan kolaboratif yang jelas dan transparan, difokuskan pada output nyata seperti paten, prototipe, dan buku pengetahuan populer.

Jika dijalankan dengan baik, mahasiswa belajar langsung dari peneliti berpengalaman, dosen terlibat aktif, dan hasil riset diterapkan di masyarakat. Langkah ini diyakini membangun ekosistem riset yang saling menguatkan dan mempersiapkan Indonesia menjadi negara inovatif.

Selain itu, implementasi program ini dapat didukung teknologi digital. Solusi seperti SIAKAD Mataer dapat dimanfaatkan untuk penjadwalan kelas, pemantauan progres mahasiswa, dan dokumentasi proyek penelitian agar lebih terstruktur dan transparan, mendukung keberhasilan kolaborasi antara kampus dan peneliti BRIN.

Untuk informasi lebih lanjut atau permintaan demo aplikasi, hubungi Mataer Edutech di 0819 9841 2465 (Sheren).

Share the Post:

Solusi Sistem Informasi Akademik Terintegrasi Untuk Perguruan Tinggi Anda!

Join our newsletter to keep up to date with us!

Tentang Mataer Digital

PT Mataer Digital Nusantara merupakan perusahaan nasional yang fokus dalam kegiatan pengembangan teknologi pendidikan. Mataer Digital menyediakan berbagai kebutuhan kegiatan pendidikan yang sangat bergantung terhadap pemanfaatan teknologi, baik dalam proses pembelajaran maupun kegiatan operasionalnya.

Company

Kontak Kami

Ikuti Kami

Download Civitas Mobile

© 2023 Mataer Digital.

Scroll to Top